About Me

header ads

KURIR NARKOBA JENIS SABU-SABU SEBERAT 30,20 GRAM DI BEKUK OLEH SATRESKOBA POLRES NGANJUK


Nganjuk, wilispos.com – Berdalih gugup saat dikerjar oleh Tim Opsnal Satnreskoba Polres Nganjuk, Wahyu Aji Wibowo (32) sopir asal Jalan Mayjen Sungkono gang Slamet Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, dengan sengaja menerobos barikade polisi dan lampu merah, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 21.30.
Dia memacu mobil Suzuki Ertiga nopol AE 1903 BW warna hitam ke arah barat di simpang empat Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Mangundikaran Kecamatan/Kabupaten Nganjuk Kota, saat Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk berupaya menghadangnya karena disinyalir bahwa kendaraan tersebut membawa narkoba.
Aksi nekat kurir sabu dengan menerobos lampu merah ini tak berjalan mulus lantaran menabrak pintu bus dan beberapa tukang becak yang sedang menunggu penumpang. Mobilnya berhenti setelah pecah ban dan menyerempet pohon yang disaksikan oleh banyak orang disekitar TKP.
Kepada crew wilispos.com Wakapolres Nganjuk menyampaikan bahwa “Tersangka ini nyalinya memang besar. Tahu dikejar polisi, dia malah melawan. Mobil berhenti pun tak mau buka pintu. Akhirnya kaca belakang mobil terpaksa dipecah oleh tim Tim Opsnal Satreskoba,” ujar Kompol David Triyo Prasojo Wakapolres Nganjuk saat konferensi pers, Kamis (21/11/2019).
Modus operandinya, kata Wakaplres, tersangka mengambil sabu dari Krian dan Surabaya atas pesanan bandar dari Madiun. Menurut pengakuan tersangka, dia sudah tiga kali melakukan hal tersebut dengan menggunakan sarana mobil Suzuki Ertiga nopol AE 1903 BW dan melintas wilayah hukum Polres Nganjuk.
Sementara barang bukti yang diamankan, 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 30.20 gram, tisu dan lakban warna coklat pembungkus sabu, sedotan beserta tutup botol bekas sirup, tempat kaca mata warna hitam, sebuah ponsel, dan 1 unit mobil Suzuki Ertiga nopol AE 1903 BW warna hitam.
“Dilihat dari berat sabu yang diamankan, tersangka ini bukan kurir sembarangan. Dia juga berani melawan petugas. Ini saja anggota sudah dua minggu melakukan pengintaian,” papar David.
Diharapkan kepada seluruh masyarakat  khususnya warga Nganjuk,agar jangan sekali-kali mendekati namanya Narkoba,karena narkoba akan membawa bencana bagi kita semua ,menhancurkan masa depan generasi bangsa yang akan datang,kalau generasi kita sudah candu terhadap narkoba maka akan hancur negara ini.


Posting Komentar

0 Komentar