About Me

header ads

Wilayah Polsek Bagor Nyatakan Tidak Ada Aksi Borong Sembako

Nganjuk, wilispos.com - Pasca munculnya virus Corona di Indonesia sejumlah masyarakat kemarin panik saat mendengar isu kalo toko - toko dan swalayan akan tutup. Mereka panik, diduga takut akan makin memburuknya kondisi persebaran virus corona di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Bagor bergerak cepat dengan anggotanya mendatangi swalayan dan toko sembako untuk mengecek secara langsung apakah ada warga yang melakukan aksi borong sembako di wilayahnya. Selain melakukan patroli Kapolsek Bagor AKP Tommi Hermanto juga mencoba menenangkan warganya. Ia meminta warga Bagor untuk tidak panik, ia menyebut stok makanan di Nganjuk umumnya bagor khususnya masih berada dalam taraf normal sampai beberapa waktu kedepan.

"Imbauan terakhir jangan panik juga membeli sembako yang tidak perlu, suplai, dan demand kita aman-aman saja," ujar Kapolsek saat memberikan himbauan kepada warga Bagor , Selasa (17/03/2020).

"Suplai dan demand sembako kita normal-normal saja ya sampai di beritakan oleh berita-berita yang bikin panik sehingga terjadi panik buying," sambungnya.

Tak hanya soal sembako, kapolsek pun mengingatkan agar masyarakat bijak dalam pembelian masker. Ia meminta agar masker dapat ditujukan terlebih dahulu bagi mereka yang memang terindikasi terserang penyakit tertentu, bukan bagi mereka yang sehat.

"Merujuk dinas kesehatan, masker itu untuk orang sakit jangan sampai yang sakit butuh ternyata habis oleh orang sehat yang sebenernya tidak membutuhkan masker. Saya imbau warga kecamatan Bagor untuk tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada yang membutuhkan," kata Tommi. 

Posting Komentar

0 Komentar